Headlines
Published On:Rabu, 16 Mei 2012
Posted by azhar lizaraju

Kisah haru IBU Bermata Satu





Mamaku hanya punya 1 mata, aku
membencinya.. dia memalukan bagi
aku. Dia memasak di SMP tempat
aku sekolah untuk biaya hidup kami.
Hari itu dia datang ke kelas dan
menyapaku. Aku sangat malu, lalu
mengacuhkannya dan berlari pergi.
Keesokan harinya, teman2
mengejekku, ingin rasanya aku
menghilang. Saat pulang, aku
berteriak kepadanya "Kalau kau
hanya ingin membuatku jadi bahan
tertawaan, kenapa kau tidak mati
saja ?!" Aku benar2 marah saat itu.
Aku bertekad keluar dari rumah itu
dan tidak berhubungan dengan dia
sama sekali. Jadi, aku belajar dengan
semangat dan akhirnya mendapat
beasiswa belajar di Singapura. Aku
menikah, punya anak dan bahagia
dengan kehidupanku.
Sampai suatu hari, Mama datang ke
Singapura untuk menjenguk, saat di
depan pintu, anak2 ku melihat dan
ketakutan, saat itu juga aku berteriak
"Beraninya kau datang ke rumahku,
pergi dari sini, kau hanya menakuti
anak2 !!" Dia terkejut dan menjawab
"Maafkan saya, mungkin saya salah
alamat"
Setahun kemudian, datanglah
undangan reuni SMP. Aku hadir.
Setelah itu, aku sempat melihat 1
rumah, dimana aku tinggal saat itu,
hanya ingin tahu dan kata seorang
tetangga mama sudah meninggal,
aku tidak meneteskan air mata.
Tetanggaku memberikan surat yang
Mama ingin aku membacanya.
"Anakku tercinta, aku
memikirkanmu setiap saat, Maafkan
aku saat datang ke Singapura dan
menakuti anak2 mu dan juga
maafkan aku membuatmu malu
didepan teman2 mu dulu.. Semoga
kamu mengerti.. Waktu kecil kamu
mengalami kecelakaan dan
kehilangan 1 mata, sebagai Mama,
aku tidak sanggup melihatmu
tumbuh dengan 1 mata, jadi aku
memberikan milikku.. Aku bahagia
karena anakku akan memperlihatkan
seluruh dunia untukku dengan mata
itu..

About the Author

Posted by azhar lizaraju on 04.42. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

By azhar lizaraju on 04.42. Filed under . Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

0 komentar for "Kisah haru IBU Bermata Satu"

Leave a reply

Video

Flag Counter

teaser

mediabar

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

    Arsip Blog