Headlines
Published On:Rabu, 31 Desember 2014
Posted by azhar lizaraju

Ratusan Ton Ikan Mati di Maninjau

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan ikan milik petani di keramba jaring apung Danau Maninjau yang mati mendadak bertambah menjadi 220 ton.
Ribuan Ikan Mati di Danau Maninjau

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agam, Ermanto di Lubuk Basung, Senin, mengatakan 220 ton ikan ini tersebar di Nagari Maninjau, Bayua, Duo Koto, Koto Gadang dan Tanjung Sani yang berasal dari 201 petak keramba jaring apung milik 87 kepala keluarga.
"Kematian ikan ini berpindah, karena pada Minggu (28/12) dan Senin (29/12), ikan mati hanya di Bayua dan Maninjau," tambahnya.
Akibat kematian ini, petani mengalami kerugian sekitar Rp 6,6 miliar, karena harga ikan dipasaran sekitar Rp 30.000 per kilogram.
Ermanto menambahkan kematian ikan ini disebabkan oleh oksigen berkurang di perairan Danau Maninjau, akibat curah hujan tinggi melanda Kecamatan Tanjung Raya pada Kamis (25/12). Pada Minggu (28/12).
Untuk mengurangi kematian lebih banyak, ia meminta kepada petani untuk melakukan panen dini, mengurangi tebar benih ikan, mengurangi pemberian pakan ikan dan lainnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam telah memberikan surat edaran agar mengurangi tebar benih pada Oktober 2014 sampai Januari 2014.
"Kami telah berulang kali untuk mengingatkan pembudi daya agar mengurangi tebar benih ikan, mengatur jarak antar keramba dan lainnya," katanya.
Selama 2014, jumlah ikan mati sekitar 867,38 ton terjadi pada 29 Januari 2014 sekitar 10 ton, pada 23 Januari 2014 sekitar 11,53 ton, pada 19 Maret 2014 sekitar 175,85 ton, pada 4 Agustus 2014 sekitar 50 ton.
Pada 11 Agustus 2014 sekitar 400 ton dan pada 29 Desember 2014 sekitar 220. Sementara pada 2013 sekitar delapan ton, pada 2012 sekitar 300 ton.

About the Author

Posted by azhar lizaraju on 18.35. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

By azhar lizaraju on 18.35. Filed under . Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

0 komentar for "Ratusan Ton Ikan Mati di Maninjau"

Leave a reply

Video

Flag Counter

teaser

mediabar

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini